FORMULASI FIQH MUHAMMADIYAH DALAM PARADIGMA ISLAM BERKEMAJUAN

Nurhadi Nurhadi

Abstract


Fiqh yang tersedia saat ini mempunyai sejumlah problematika, antara lain mapannya paradigma klasik dan lambannya upaya pembaharuan sehingga dengan mudah didapatkan adanya pengulangan-pengulangan yang tidak perlu, yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kesenjangan antara fiqh dengan realitas. Problematika itu perlu diatasi agar fiqh sebagai proses ijtihadi dan dialektika antara doktrin dan realitas dapat bersuara kembali atas zaman yang secara kontekstual berbeda dengan zaman di mana fiqh dikodifikasikan. Di sinilah letak urgensinya dimunculkan perspektif baru terhadap fiqh yang mengamodasikan arus perubahan dan berbagai realitas sosial yang muncul di era modern. Realitas sosial perlu diakomodasikan oleh fiqh, sesuai dengan saran Ibn Taimiyyah bahwa masalah-masalah riil yang berhubungan dengan umat Islam sehari-hari itulah yang diperhatikan, bukan masalah skolastik yang bersifat formalistis. Muhammadiyah sebagai organisasi sosial-keagamaan atau gerakan Islam yang menganut doktrin al-ruju’ dan prinsip non-mazhab pada dasarnya lebih cenderung pada teologi rasional Muhammad Abduh daripada teologi puritan Muhammad ibn Abdul Wahab.

Keywords


Formulasi, Fiqh, Islam berkemajuan

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Amin, Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif Interkonektif, Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 2006.

Abou El Fadhl, Khaled, Atas Nama Tuhan: Dari Fiqh Otoriter ke Fikih Otoritatif, Jakarta: Serambi, 2004.

al-Zarqa‘, Ahmad, Sharh al-Qawa’id al-Fiqhiyyah, t.t.p: Dar Gharb al-Islamy, 1983.

Amin, Muhammad, Ijtihad Ibn Taimiyyah dalam Bidang Fikih Islam, Jakarta: INIS, 1991.

Arkoun, Mohammed, Rethinking Islam: Common Questions, Uncommon Answers,(Trans.) Robert D. Lee, Oxford: Westview, 1994.

Bleich, David, ―Epistemological Asumption in the Study of Respons‖, dalam Jane P. Tompkins (ed.), Reader-Response Criticism: From Formalism to Post-Structuralism, Baltimore: The John Hopkins University Press, 1980), hlm. 134-163.

Bleicher, Josef, Contemporary Hermeneutics: Hermeneutics as Method, Philosophy and Critique, London: Routledge & Kegan Paul Ltd., 1980.

Burhani, Ahmad Najib, ―Islam Nusantara vs Berkemajuan‖, dalam http://nasional.sindonews.com/read/1019580/18/islam-nusantara-vs-berkemajuan-1435886805/2, diakses 6 Agustus 2015.

Detik Online, ―Din Kembali Jelaskan Islam Berkemajuan di Sidang Muktamar Muhammadiyah‖, dalam http://news.detik.com/berita/2982232/din-kembali-jelaskan-islam-berkemajuan-di-sidang-muktamar-muhammadiyah, diakses 6 Agustus 2015.

Fish, Stanley, Is There a Text in This Class?: The Authority of Interpretive Communities, Cambridge: Harvard University Press, 1998.

Gadamer, Hans-Georg, Truth and Method, New York: The Continuum Publishing Company, 1998.

Howard, Roy J., Pengantar Teori-teori Pemahaman Kontemporer, Hermeneutika: Wacana Analitik, Psikososial dan Ontologis, Bandung: Nuansa, 2000.

KoPi Online, ―Wawancara Eksklusif bersama Akhmad Sahal perihal Islam Nusantara‖, dalam http://koranopini.com/tokoh/wawancara/4792, diakses 6 Agustus 2015.

Mahmassani, Subhi, Falsafah al-Tashri’ fi al-Islam, Beirut: Dar al-‗Ilmi, 1961.

Palmer, Richard E., ―Habermas versus Gadamer‖, dalam Lewis E. Hahn (ed.), Perspectives on Habermas, Chicago: Open Court Press, 2000, hlm. 487-499.

Palmer, Richard E., Hermeneutics: Interpretation Theory in Schleirmacher, Dilthey, Heidegger and Gadamer, Northwestern University Press, 1969.

Republika Online, ―Isi Gagasan 'Islam Berkemajuan' Muhammadiyah‖, dalam http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/15/07/27/ns5hhf313-isi-gagasan-islam-berkemajuan-muhammadiyah, diakses 6 Agustus 2015.

Ricoeur, Paul, Hermeneutics and The Human Sciences, (ed.) John B. Thompson, New York: Cambridge University Press, 1981.

Sirry, Mun‗in A., Sejarah Fiqih Islam: Sebuah Pengantar, Surabaya, Risalah Gusti, 1995.

Sirry, Mun‘im A., ―Islam, Teks Terbuka dan Pluralisme: Interpretasi atas Interpretasi Khaled Abou El Fadl‖, dalam Perspektif Progresif, Edisi Perdana Juli-Agustus 2005.

Thompson, John B., Filsafat Bahasa dan Hermeneutik, (terj.) Abdullah Khozin Afandi, Surabaya: Visi Humanika, 2005.

White, James Boyd, Heracles’ Bow: Essays in the Rethoric and Poeticsof the Law, Madison: University of Wiscinsin, 1958.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By :


Jurnal Misykat al-Anwar p-ISSN : 0854-6460, e-ISSN: 2502-2970

Costumized by Staff IT FAI UMJ

Lisensi Creative Commons