STUDI AYAT-AYAT ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN EKONOMI ISLAM DALAM TAFSIR AL MISBAH

Anshori Anshori

Abstract


Zakat sekarang ini sudah masuk dalam bagian dari instrumen ekonomi Islam, karena dalam zakat terdapat sisi-sisi yang dapat menimbulkan produktifitas, yang dapat dijadikan landasan dalam pengembangan ekonomi umat. banyak ayat-ayat al-Quran yang membicarakan tentang zakat. Zakat yang diperintahkan oleh Allah memiliki keterkaitan erat dengan ekonomi Islam. Dimana zakat berfungsi sebagai alat ibadah orang yang membayar zakat (muzakki) yang dapat memberikan kemanfaatan bagi dirinya atau individu (nafs) dan berfungsi sebagai penggerak ekonomi bagi orang-orang di lingkungan yang menjalankan sistem zakat tersebut, yang kemudian mengantarkan zakat untuk memainkan peranannya sebagai instrumen yang memberikan kemanfaatan secara kolektif (jama’i). Pendistribusian zakat yang baik dan alokasi yang tepat sasaran akan mengakibatkan pemerataan pendapatan kepada mustahik zakat, sehingga setiap orang akan memiliki akses lebih terhadap distribusi pendapatan.

Full Text:

PDF

References


Muhammad Abu Zahrah, Ahkâm al-Tirkah wa al-Mawârits (Kairo: Dar al-Fikr al-„Arabi, t.th.) Muhammad al-Syahat al-Jandi, Al-Mîrats fî Syarî„ah al-Islâm (Kairo: Dar al-Fikr al‟Arabi, t.th.)

Nashr Farid Muhammad Washil, Fiqh al-Mawârits wa al-Washiyyah fî Syarî„ah al-Islâm: Dirâsah Muqâranah (Mesir: Al-Maktabah al-Taufiqiyyah, t.th.).

Ibn Jarir al-Thabari, Jâmi„ al-Bayân fî Ta‟wîl al-Qur‟ân (Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyyah, 1420 H/1999 M).

Abu al-Qasim Mahmud ibn „Umar ibn Muhammad al-Zamakhsyari, Al-Kasysyâf „an Haqâ‟iq Ghawâmidh al-Tanzîl wa „uyûn al-Aqâwîl fî Wujûh al-Ta‟wîl (Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyyah, 1415 H/1995 M).

Abu Bakar Muhammad ibn „Abdullah Ibn al-„Arabi, Ahkâm al-Qur‟ân (Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyyah, 1408 H/1988 M).

Fakhruddin al-Razi, Al-Tafsîr al-Kabîr wa Mafâtîh al-Ghaib (Beirut: Dar al-Fikr, t.th.).

Abu al-Fida Ismail ibn „Umar ibn Katsir, Tafsîr al-Qur‟ân al-„Azhîm (Mesir: Dar Mishr li al-Thiba‟ah, t.th.).

Jalaluddin al-Suyuthi, Al-Durr al-Mantsûr fî al-Tafsîr bi al-Ma‟tsûr (Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyyah, 1421 H/2000 M).

Syihabuddin Mahmud al-Alusi, Rûh al-Ma„ânî fî Tafsîr al-Qur‟ân al-„Azhîm wa al-Sab‟u al-Matsânî (Beirut: Dar al-Kutub al-„Ilmiyyah, 1422 H/2001 M).

Rasyid Ridha, Tafsîr al-Manâr (Beirut: Dar al-Ma‟rifah, t.th.).

M.B. Hooker, Indonesian Syariah: Defining a National School of Islamic Law (Singapore: ISEAS, 2008).

Said Abdul al-Salam, Al-Masyâkil al-„Amaliyyah fî Qânûnî al-Mawârîts wa al-Washiyyah (Iskandariyah: Mansya‟at al-Ma„arif, t.th.).

Yasin Ahmad Ibrahim Daradakah, Al-Mîrâts fî al-Syarî„ah al-Islâmiyyah (Beirut: Mu‟assasah al-Risalah, 1403 H/1983 M).

Wahbah Zuhaili, Fiqh al-Islâm wa Adillatuh (Beirut: Dar al Fikr, 1989).

Cik Basir, Aspek Prosedural/Prosesuil Pengangkatan Anak di Pengadilan Agama Pasca Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 (Jakarta: Pokja Perdata MARI, 2007).

Mushtofa al-Maraghi, Tafsîr al-Marâghî (Mesir: Mushthafa Bab al-Halaby, 1946).

Nasroen (dkk.), Ensiklopedi Hukum Islam (Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hove, 1996).

al-Qurthubi, Al-Jâmi„ li Ahkâm al-Qur‟ân, (Kairo: Dar al-Katib al-„Arabiyah, 1967).

Amir Syarifudin, Hukum Kewarisan Islam (Jakarta: Prenada Media, 2005).

Ibn „Abidin, Radd al-Mukhtâr „alâ al-Durr al-Mukhtâr (Beirut: Dar al-Ihya‟ al-Turats al-„Arabi, t.th.)

Muhammad al-Hasan al-Hurri al-„Amili, Hidâyat al-Ummatî ilâ Ahkâm al-A‟immatî „Alayhim al-Salâm (Mashad-Iran: t.p., 1414 H).

Muhammad Jawad Mughniyah, Fiqh al-Imâm Ja„far al-Shâdiq (Qum: Mu‟assasah Anshariyani, t.th.).

Harun Alrasid (ed.), Himpunan Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2006).

Hazairin, Hukum Waris Bilateral menurut a-Qur‟an dan Hadits (Jakarta: Tinta Mas, 1981).

M. Yahya Harahap, “Kedudukan Wanita dalam Hukum Kewarisan”, dalam Majalah Mimbar Hukum, No. 10, 1995.

Direktorat Pembinaan Peradilan Agama, Peta Permasalahan Hukum Tentang UU Nomor 7 Tahun 1989, UU Nomor 1 Tahun 1974 dan Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 1991 (Jakarta: Departemen Agama RI, 2004).

Otje Salman, Kesadaran Hukum Masyarakat terhadap Hukum Waris (Bandung: Alumni, 1993).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Index By :


Jurnal Misykat al-Anwar p-ISSN : 0854-6460, e-ISSN: 2502-2970

Costumized by Staff IT FAI UMJ

Lisensi Creative Commons